Monday, December 27, 2010

TUAN TUAh!




Si Galak itu
bingkas dan tangkas
melompat ke atas pentas!

lalu...
dengan bangga
dia menanggalkan pakaiannya
satu persatu...

akhirnya tiada satu apapun yang tinggal
...

Kemudian dengan rakus
dia menyiat-nyiat
dan mengoyak-ngoyak dadanya
seraya lolongan dan raungan si Tuan TUAh itu semakin membingit
mengerumuni telinga,
penonton yang kemalu-maluan, ternganga terpinga-pinga...
masing-masing menundukan pandangan
namun mata masih lahap meratah
isi-isinya yang terkoyak .

Darah merah itu
HANYIR sungguh...

-Bila akan berakhir sandiwara bosan ini?

No comments:

Post a Comment